Mahasiswa Aceh Besar di Yogya Tak Lagi Berharap Bantuan Pemkab

2920
Ketua Keluarga Aceh Besar Yogyakarta (KABY) Redha Maulana
Ketua Keluarga Aceh Besar Yogyakarta (KABY) Redha Maulana

ACEHTIME.com – Puluhan mahasiswa Aceh Besar di Yogyakarta terpaksa angkat kaki dari asrama yang mereka tempati akibat tidak diperpanjang lagi masa huni oleh Pemkab Aceh Besar, Senin (26/10/2020).

Ketua Keluarga Aceh Besar Yogyakarta (KABY) Redha Maulana kepada acehtime.com menyebutkan, hal itu terjadi akibat mereka termakan janji manis Bupati dan Ketua DPRK Aceh Besar,” Awal tahun 2020, Iskandar Ali telah berjanji akan mengalokasikan anggaran perpanjangan masa huni asrama. Bupati Mawardi juga pernah berjanji membantu fasilitas pendidikan mahasiswa, namun sampai saat ini tidak satupun terealisasi,” kata Redha.

Dikatakan, dengan kejadian tersebut kini pihaknya tak lagi berharap bantuan pemkab.”Ini karena sudah dijanjikan, jika tidak kami sudah mencari solusi lain yang lebih efektif. Sekarang kami tidak lagi berharap, Insya Allah masih ada di Yogya ini orang-orang yang mau memperhatikan nasib kami, hanya saja kami berpesan kepada bupati dan DPRK jangan pernah lagi umbar janji jika tak sanggu ditepati,” pungkasnya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar Iskandar Ali mengakui pernah berjanji akan membantu alokasi dana Rp.50.000.000,- untuk asrama mahasiswa Aceh Besar di Yogya. “Dana itu sudah saya usulkan, namun untuk proses pencairannya butuh waktu dan mekanisme. Tidak mungkin begitu diusulkan langsung dapat dicairkan, ada tahapan-tahapan yang mesti jalankan, termasuk persetujuan gubernur. Ini yang harus dipahami,” ujar Iskandar Ali.

Ketua DPRK Aceh Besar berjanji, jika dana itu tidak terealisasi dalam anggaran perubahan tahun 2020, maka dia akan mengeluarkan uang pribadinya untuk membantu mahasiswa di Yogyakarta. “Saya akan keluarkan uang pribadi 25 Juta jika usulan itu tidak terealisasi tahun ini. Masalah beredarnya rilis yang dituding kami ómong kosong’ tidak perlu ditanggapi, wajar saja itu diucapkan, sebab kondisi mereka sedang membutuhkan perhatian kita, saya minta kepada mahasiswa untuk bersabar, kami tidak diam. Segala upaya akan lakukan untuk kelanjutan pendidikan generasi muda Aceh Besar,” tutup Iskandar Ali.(Ali)

Apa Komentar Anda?

Komentar