Menteri Pertanian Hadiri Panen Raya di Aceh Besar

179

ACEHTIME.com – ACEHBESAR | Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo bersama Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali bersama unsur Forkopimda Aceh dan Aceh Besar melakukan panen raya di areal persawahan Gampong Tumbo Baro, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, Rabu (30/9/2020)

Bupati Aceh Besar Mawardi Ali dalam sambutannya dihadapan mentan menyebutkan,  sedikitnya ada 8.000 hektar  padi yang siap panen serentak pada acara tersebut.

Bupati Mawardi  juga menguraikan rata-rata hasil panen padi yang diperoleh petani tahun ini. “Hasil panen petani ratarata mencapai 7,2 ton per hektar, hasil lebih meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 6,5 ton per hektar. Alhamdulillah, Aceh Besar surplus padi,” kata Mawardi.

Dihadapan menteri Mawardi Ali kuga menyampaikan kendala yang dihadapi Aceh Besar pasca panen, yaitu hasil produksi banyak yamg dibawa keluar daerah. Setelah jadi beras bagus baru  dipasarkan kembali ke Aceh.

Kendala lain, kata Mawardi, masih kurangnya alat sistim pertanian (alsintan) di Aceh

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah pada kesempatan itu juga melaporkan kepada mentan terksit Produksi padi tahun lalu yang  sempat menurun karena faktor cuaca, dengan produksi 671 ribu ton. Di hadapan menteri pertanian Nova mengakui bahwa Kabupaten Aceh Besar merupakan daerah penghasil padi terbanyak di Aceh.

Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya memuji keberhasilan sektor pertanian di Kabupaten Aceh Besar yang  berhasil mencapai surplus padi.

Dikatakannya, Keberhasilan Aceh Besar itu  sekaligus akam memberi kontribusi positif dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Syahrul Limpo juga memberikan apresiasi kepada petani, PPL, Pemkab, dan semua pihak yang memajukan sektor pertanian. Sektor pertanian kata dia,  terbukti sangat kokoh di saat Covid-19 yang melanda berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

Mentan berjanji akan terus mendorong kemajuan sektor pertanian di Aceh termasuk Aceh Besar. “Untuk kemajuan pertanian, dibutuhkan kekompakan, keseriusan, dan ketulusan semua pihak. Sebab, alam Provinsi Aceh sangat mendukung di sektor pertanian. (Ali)

Apa Komentar Anda?

Komentar