Tim Forum PRB Aceh “Bergerilya” Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terimbas Covid-19

302
Posko Forum PRB Aceh untuk penyaluran bantuan bahan pangan untuk masyarakat terimbas Covid-19.

ACEHTIME.com | BANDA ACEH – Tim Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Aceh melakukan aksi sosial penyaluran bantuan untuk masyarakat terimbas Covid-19 di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.

Ketua Forum PRB Aceh, Nasir Nurdin dalam rilisnya yang diterima ACEHTIME.com, Selasa (18/8/2020) mengatakan, bantuan yang disalurkan itu berasal dari CSR Bank Aceh yang diserahkan melalui Dinas Sosial Aceh.

Wakil Ketua Forum PRB Aceh, TM Zulfikar menyerahkan bantuan untuk Mustafa, tukang becak di Cot Keu-eung, Aceh Besar.
Wakil Sekretaris Forum PRB Aceh, Fachmi Ibrahim menyerahkan bantuan untuk seorang warga yang mengambil langsung ke posko.
Penerima bantuan ketika mengambil paket bahan pangan di posko penyaluran, Jalan Teuku Umar, Seutui, Banda Aceh.

Kadis Soial Aceh, Drs Alhudri MM, selanjutnya menggandeng Forum PRB Aceh guna menyalurkan bantuan itu untuk masyarakat terimbas Covid-19.

“Kami yakin kawan-kawan di Forum PRB Aceh punya basis data yang kuat sehingga bantuan tersebut diharapkan benar-benar tepat sasaran,” kata Nasir Nurdin mengutip harapan Kadis Sosial Aceh saat menyerahkan 150 paket bahan pangan yang bersumber dari CSR Bank Aceh kepada tim Forum PRB Aceh beberapa hari lalu.

Tim Forum PRB Aceh saat bongkar paket bantuan di posko.

Menurut Nasir Nurdin, karena keterbatasan jumlah paket bantuan, maka sasaran penerima dikhususkan untuk masyarakat  terimbas Covid-19 di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Kita menggunakan basis data yang sudah terinput melalui aplikasi google form. Kita prioritaskan terhadap kepala keluarga yang belum pernah menerima bantuan,” ujar Nasir didampingi Wakil Sekretaris Forum PRB Aceh, Fachmi Ibrahim SH selaku salah seorang anggota tim bidang pendataan.

Pengurus Forum PRB Aceh, M. Dedy Jumaidy saat menyerahkan paket bantuan untuk salah seorang penerima.

Fachmi menambahkan, selain mengacu pada database berbasis google form, bantuan juga disalurkan secara door to door oleh tim Forum PRB Aceh didasari pengamatan langsung ke lapangan.

Tercatat ada 11 orang dari unsur Pengurus Forum PRB Aceh yang melakukan pendataan langsung ke lapangan dan bergerilya menyalurkan bantuan.

Anggota Dewan Pakar Forum PRB Aceh menyalurkan bantuan untuk salah seorang penerima.

Para Pengurus Forum PRB Aceh yang terjun langsung dalam misi sosial penyaluran bantuan itu tercatat dari jajaran Wakil Ketua masing-masing Ir. TM Zulfikar, MP dan Dr. Muslem Daud M.Ed.

Sektetaris M. Hasan Dibangka, S.Si, M.Si bersama Wakil Sekretaris Fachmi Ibrahim, SH dan Bendahara Rahmat Thalib, ST, M.Si.

Wakil Ketua Forum PRB Aceh, Muslem Daud mengantar bantuan untuk salah seorang warga terimbas Covid-19.

Para koordinator bidang di kepengurusan juga ikut berpartisipasi seperti Faisal Ilyas, SE, MM, Adnani Ilyas, S.Psi, M.Si, Sayed Yunus, S.Psi, M.Si, M. Dedy Jumaidy, SE, M.Si, dan Imran, SE, M.S.M.

“Bahkan, Pak Dr. Taqwaddin Husin, SH, MS selaku Ketua Dewan Pakar Forum PRB Aceh bersama salah sorang anggota Dewan Pakar, Risma Sunarty, S.Si, M.Si ikut dalam proses pendataan dan penyaluran, kata Fachmi Ibrahim.

Sekretaris Forum PRB Aceh, M. Hasan Dibangka bersama salah seorang penerima bantuan.

Selain yang disalurkan door to door, puluhan paket lainnya diamankan di posko dan diambil langsung oleh penerima yang terdata melalui aplikasi google form.

Posko pengambilan bantuan di Jalan Teuku Umar, Seutui (belakang halte Trans Kutaraja Simpang Seulawah/Kantor Aceh Documentary). Penyaluran bantuan baik secara diantar langsung maupun pengambilan di posko berlangsung mulai Senin (17/8/2020) sampai selesai.

Pengurus Forum PRB Aceh Bidang Penguatan SDM Kebencanaan, Sayed Yunus menyerahkan bantuan untuk seorang ibu rumah tangga terimbas Covid-19.

“Bantuan ini adalah amanah yang harus dikelola dengan sebaik-baiknya agar tepat sasaran dan tepat waktu. Kami dari Forum PRB Aceh akan terus membangun sinergitas dengan berbagai pihak dan akan memperlihatkan bagaimana seharusnya mengelola bantuan dengan basis data yang bisa dipertanggungjawabkan,” demikian Ketua Forum PRB Aceh. (redaksi/rilis)

 

Apa Komentar Anda?

Komentar