Mantan Ketua HIMAB Minta Anggota DPRK Jaga Etika

232
Muhammad Ali
Muhammad Ali

ACEHTIME.com – Mantan ketua umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Aceh Besar (PB-HIMAB) Muhammad Ali meminta kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar dari partai Nasdem Zulfikar, SH agar menjaga etika dalam bersidang.

Hal itu disampaikannya terkait bahasa yang tidak senonoh dilontarkan Zulfikar dalam sidang paripurna yang tidak dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar beberapa hari lalu. “Ini adalah potret anggota dewan yang tidak beretika,”kritik Ali, Kamis (30/7/2020).

Dikatakannya, selaku anggota dewan Zulfikar seharusnya memberikan kesejukan dalam menjaga hubungan Bupati dan Wakil Bupati yang sudah retak, jangan malah memperkeruh suasana. Konon lagi Partai Nasdem adalah salahsatu partai pendukung ketika pasangan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar dipilih.
“Jikapun Zulfikar berada dalam lingkaran Bupati, tapi janganlah menampakkan kebencian yang berlebihan kepada wakil bupati, jangan menggunakan politik belah bambu, ” tegasnya.

Kalimat ‘wakil bupati makan gaji buta’ yang dilontarkan Zulfikar adalah cerminan ketidak mampuan seorang anggota dewan dalam menghadapi persiadangan. Bupati dan Wakil Bupati tidak digaji untuk hadir di sidang paripurna dewan, lagi pula tidak ada ketentuan baku kepala daerah wajib hadir, sebab dapat didelegasikan kepada pejabat lain.
“Saudara Zulfikar harus lebih sering menelaah Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 supaya lebih cerdas dalam menentukan sikap,”Imbuh Ali.(deka)

Apa Komentar Anda?

Komentar