Pimpinan Dayah Intruksikan Santri Kembali ke Dayah

466
Ketua Pengurus Wilayah Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Kabupaten Aceh Besar, Abuna Muchlis.

ACEHTIME.com – Aceh Besar | Sejumlah dayah (pesantren) di Aceh telah mengeluarkan pengumuman jadwal kembali ke dayah untuk para santri yang pulang selama bulan Ramadhan. Diantaranya, Dayah Ulee Titi Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar, Darul Muarrif Istiqatuddin Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar dan sejumlah pesantren lainnya. Hal itu disampaikan oleh ketua Pengurus Wilayah Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Kabupaten Aceh Besar, Abuna Muchlis, Jumát (29/5/2020)

Abuna menyebutkan, perihal jadwal itu telah disampaikan oleh masing-masing pihak dayah melalui media sosial dan kontak personal. “Para santri sudah diberitahukan jadwal kembali ke dayah, yaitu pada tanggal 10 syawal atau 10 Hari Raya Idul Fitri,” kata Abuna

Dikatakannya, selama tidak di dayah para santri sudah dianjurkan mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah, seperti menetap di rumah, rutin mencuci tangan dan selalu menggunakan masker saat keluar rumah. Itu artinya kata dia, khusus untuk santri tidak diperlukan physical distancing saat tiba dayah. Kecuali orang luar yang keluar masuk kompleks dayah.

“Untuk santri syaratnya hanya satu, memastikan bahwa semua santri yang kembali ke dayah dalam kondisi negatif, bukan barrier, bukan OTG. Proses ini tentu saja membutuhkan kerja sama yang baik pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan. Pihak dinas dapat membantu mengenai prosedur kembali ke dayah supaya sesuai protokol penanganan covid-19,” ujar Abuna

Abuna juga menyarankan kepada setiap dayah untuk membentuk Posko Kesehatan Dayah (POSKESDA). Posko ini dinilai penting sebagai upaya mengontrol kesehatan santri, posko tersebut juga dapat berkoordinasi aktif dengan puskesmas atau rumah sakit terdekat. Demikian Ketua HUDA Aceh Besar. (**)

Apa Komentar Anda?

Komentar