Fakultas Ekonomi Unmuha Aceh Buka Prodi Bisnis Digital

983
TARMIZI GADENG
ACEHTIME.com | BANDA ACEH – Universitas Muhammadiyah (Unmuha) Aceh sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di negeri ini selalu berusaha menjawab berbagai kebutuhan dan perkembangan dunia dengan membuka program studi (prodi) yang tidak saja unggul dengan nilai-nilai keislaman tetapi juga siap berkompetisi di era global.

“Mulai tahun 2020, Fakultas Ekonomi Unmuha Aceh membuka lagi dua prodi unggulan yaitu prodi bisnis digital dan kewirausahaan. Prodi bisnis digital bukan hanya prodi baru di Unmuha tetapi juga yang pertama di Aceh,” kata Dekan Fakultas Ekonomi Unmuha Aceh,” Tarmizi Gadeng, SE, M.S, MM.

Kampus Unmuha Aceh

Menurut Tarmizi, Fakultas Ekonomi Unmuha Aceh telah menerima mahasiswa-mahasiswi baru untuk prodi bisnis digital dan kewirausahaan. Selain dua prodi tersebut, Fakultas Ekonomi Unmuha juga memiliki dua prodi unggulan lain yaitu akuntansi dan manajemen.

Dikatakan Tarmizi, saat ini tim promosi dari Fakultas Ekonomi Unmuha Aceh sudah bergerak ke sejumlah wilayah Aceh untuk mensosialisasikan berbagai unggulan di lembaga pendidikan tersebut termasuk prodi baru bisnis digital dan kewirausahaan.

“Fakultas Ekonomi Unmuha Aceh siap mencetak generasi yang mampu menjawab tren revolusi industri 4.0 yang juga menjadi buruan pasar kerja,” tandas Tarmizi didampingi staf-nya, Hendri Mustaqim.

Alasan Memilih Prodi Bisnis Digital

Penelusuran ACEHTIME.com dari berbagai sumber mengungkapkan fakta bahwa salah satu jurusan yang sekarang diminati banyak mahasiswa adalah bisnis digital. Setidaknya ada lima alasan untuk menjatuhkan pilihan ke prodi tersebut.

Seperti dilansir idntimes.com, alasan pertama memilih bisnis digital karena prodi tersebut lebih sesuai dengan perkembangan zaman atau ‘zaman now’.

Di prodi ini mahasiswa dituntut untuk lebih logis, kreatif, dan kritis menganalisa inovasi dalam dunia bisnis. Menggeluti bidang yang sedang jadi tren, dan selalu update.

Alasan kedua, bisnis digital siap dengan tren revolusi industri 4.0.
Mengutip dari laman StartupRanking.com, ada sebanyak 2044 startup yang dimiliki Indonesia. Hal ini membuat negara kita masuk ke posisi lima. Sementara di posisi pertama hingga empat ada Amerika, India, Inggris, dan Kanada.

“Nah, membekali diri dengan ilmu bisnis digital, generasi muda kita bakal lebih siap untuk ikut ambil bagian di tren revolusi industri 4.0,” ujar Dekan Fakultas Ekonomi Unmuha Aceh, Tarmizi Gadeng.

Berikutnya, bisnis digital juga berhubungan erat dengan kemunculan e-commerce yang menjamur.
Faktanya, sekarang berbelanja secara online lebih diminati daripada berbelanja ke toko fisik. Makanya tidak heran jika banyak e-commerce yang lahir sesuai perkembangan zaman ini. Dengan basis ilmu bisnis digital akan mampu mempelajari lebih dalam mengenai bisnis termasuk seluk beluk e-commerce.

Alasan keempat, lulusannya bisnis digital akan jadi ‘buruan’ pasar kerja terutama perusahaan.
Sejauh ini belum banyak universitas yang membuka jurusan bisnis digital, membuat sarjana dari jurusan ini cukup ‘langka’. Nah, bagi lulusan ilmu bisnis digital tentunya akan jadi primadona.

Terakhir, lulusan ilmu bisnis digital lebih siap merintis start-up sendiri.
Zaman sekarang banyak anak muda yang terjun ke dunia bisnis dan merintis startup sendiri. Dengan berkuliah di jurusan bisnis digital tidak lagi meraba-raba, karena bisa langsung mengiplementasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah ke dunia nyata.(Redaksi/rilis)

Apa Komentar Anda?

Komentar