Siaran Pers BKM Masjid Oman Almakmur: “Kami Akan Tetap Mempertahankan Masjid Oman”

212
Foto tangkapan layar video konferensi pers di Masjid Oman Almakmur, Lampriek, Banda Aceh.
ACEHTIME.com | BANDA ACEH – Pada Selasa sore, 28 Januari 2020, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Oman Almakmur di Gampong Bandar Baru, Lampriek, Kota Banda Aceh, Ustdz Yusbi Yusuf menggelar konferensi pers dengan sejumlah awak media.
Pada konferensi pers itu Ustazd Yusbi Yusuf didampingi Keuchik Bandar Baru Lampriek Mahyuni, Ketua Dewan Syura Jufri Ghaleb, Imum Chik Ustazd M. Jamil Ibrahim, dan Penasihat Hukum Arif Hamdani.
Di hadapan awak media, disampaikan klarifikasi terhadap insiden yang terjadi di Masjid Oman setelah shalat magrib, Senin 27 Januari 2020.

Berikut kutipan lengkap siaran pers tersebut:

Perlu kami sampaikan bahwa kejadian semalam bener terjadi upaya untuk membubarkan pengajian, padahal pengajian tersebut sifatnya sesuai dengan atauran pemerintah. Pengajian itu dilakukan oleh Ustd Farhan dengan mengkaji Kitab Tafsir Ibnu Katsir, yang bermazhab syafii. Namun, tanpa kendali pihak BKM tidak melakukan perlawanan dikarnakan menghindari kekerasan.

Pihak BKM Mesjid Oman mengatakan bahwa walau ada upaya gangguan-ganguan oleh kelompok tertentu, kami masih kompak dan solid, bahwa ini mesjid Gampong. “Kami masih solid dan akan mempertahankan mesjid ini” kata penasehat hukum Mesjid Oman Arif Hamdani

Pihak pemerintah Kota melalui Wakil Walikota telah mengambil alih sementara Mesjid ini, agar keributan tidak berlanjut “supaya tidak terjadi keributan, maka kami dari Pemkot akan kendali sementara mesjid di bawah Dinas Syariat Islam. Dan untuk sementara waktu”

Pun pihak BKM juga akan mengikuti sebagaimana arahan Pemkot, untuk sementara waktu dan sampai suasana kondusif.

BKM Mesjid juga mememinta agar toleransi beragama/menjalankan ibadah juga perlu dikedepankan sesuai Undang Undang.

Tuduhan mereka itu fitnah, sementara pengajian yang diselenggarakan merupakan bermazhab syafii pungkas Arif Hamdani

Kami di mesjid beribadah sesuai tuntunan Alquran dan hadist, maka tolong jangan bikin keributan di mesjid Oman Almakmur ucap Pak Geuchik Mahyuni saat dalam konferensi pers

Geuchik melanjutkanGampong tidak bisa menerima keputusan sepihak dari pemerintah karna ini Mesjid Gampong, walaupun Asisten 1 Sekda Pemkot malam itu mendesak saya untuk keputusan sepihak dan saya juga tetap tidak terima.

Setelah insiden, pihak perwakilan Kota Banda Aceh melalui asisten 1 sempat bedialok dengan Geuchik Gampong Lamprid, sempat tegang namun tidak ada titik temu.

“Kami akan gelar rapat Besar Gampong dengan semua elemen masyarakat supaya tetap teguh, bersatu untuk mempertahankan Mesjid Oman”. Dan Kami meminta agar tidak ada upaya-upaya intoleran untuk mengganggu ibadah, masayarakat di Mesjid Oman sudah sangat damai dan tentram tutupnya.

Senada dengan Geuchik, ketua BKM menutup konferensi Pers sore tadi dengan mengatakan kami searah dan selangkah untuk mengembalikan keadaan seperti semula yakni damai, terntram dan nyaman agar masyarakat bisa menikmati ibadah di Mesjid Oman.(Redaksi/Sumber: Siaran Pers BKM Oman Almakmur)

Apa Komentar Anda?

Komentar