Tu Sop: Yayasan Purnama Care Foundation Harus Jadi Warisan Bagi Generasi Mendatang

239
Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab. Foto plus.google.com
ACEHTIME.com | BIREUEN – Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab yang lebih dikenal dengan Tu Sop Jeunieb mengapresiasi keberadaan Yayasan Purnama Care Foundation (PCF) Bireuen yang memfokuskan kegiatan pada bidang sosial, kemanusiaan, dan keagamaan.

“Keberadaan Yayasan PCF sangat dibutuhkan masyarakat karena kiprah yayasan ini dapat mengurangi beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesusahan hidup,” kata Tusop dalam tausiahnya seusai mem-peusijuek (menepungtawari) Kantor Yayasan PCF di Gampong Pulo Kiton, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Minggu (6/1/2019) pagi.

Tu Sop yang juga Pimpinan Dayah Babussalam Al-Aziziyah, Jeunieb menyebutkan, keberadaan Yayasan PCF yang didirikan oleh dr Purnama Setia Budi dan kawan-kawan perlu terus didukung dan dipertahankan untuk kepentingan masyarakat. “Ini harus menjadi warisan bagi generasi mendatang,” tandas Tu Sop di hadapan lebih 500 warga yang mengikuti rangkaian kegiatan peusijuek Kantor Yayasan PCF, tausiah, santunan yatim, dan penggalangan donasi untuk korban tsunami Selat Sunda.

Pendiri yang sekaligus Ketua Yayasan PCF, dr. Purnama Setia Budi Sp.OG melaporkan, aktivitas yayasan dalam bidang sosial, kemanusiaan, dan keagamaan sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu namun karena berbagai kesibukan maka peusijuek kantor baru bisa dilaksanakan pada 6 Januari 2019.

Purnama Setia Budi

Menurut Purnama, tujuan dibentuknya yayasan ini antara lain untuk membuat perubahan yang lebih baik pada tatanan sosial masyarakat di Aceh pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Yayasan PCF, lanjut Purnama sudah melaksanakan berbagai kegiatan baik internal maupun eksternal. Secara internal, telah dilakukan peningkatan kapastitas relawan melalui seminar dan pelatihan.

Para relawan PCF, kata Purnama dibekali kartu yang bukan saja berfungsi sebagai ID-card tapi juga bisa digunakan untuk mendapatkan konsul kesehatan gratis di tempat prakteknya, Jalan T. Hamzah Bendahara, Bireuen. Fungsi yang sama juga berlaku bagi anggota Forum Majelis Taklim Sirul Mubtadin.

Dana Kemanusiaan
Dalam rangkaian peusijuek kantor, santunan yatim, dan tausiah keagamaan, relawan PCF Bireuen juga menggalang donasi untuk korban tsunami Selat Sunda.

Penggalangan yang dilakukan dengan cara mengedar kotak amal kepada hadirin di lokasi kegiatan berhasil mengumpulkan uang tunai Rp. 4.020.500.

Dana yang terkumpul itu akan disalurkan oleh Yayasan PCF melalui Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) Aceh selaku unsur tim Pemerintah Aceh yang sedang menggalang bantuan untuk korban tsunami Selat Sunda.(*/rel)

Apa Komentar Anda?

Komentar