Diduga Pelaku Percobaan Pemerkosaan Tewas Diamuk Massa di Aceh Timur

406

ACEHTIME.com | ACEH TIMUR- Seorang pria berinisial N alias Kunyet (28), yang diduga pelaku percobaan pemerkosaan di Desa Gampong Mesjid, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, tewas di amuk massa.

N alias Kunyet, warga Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, meninggal dunia di Instilasi Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Graha Bunda Idi, . Jum’at (31/08) malam sekira pukul 20:00 WIB

Informasi yang berhasil dihimpun Aceh Time, karena masyarakat Gampong Mesjid enggan menerima jenazah korban di kuburkan di gampong tersebut, dikarenakan korban sudah sering melakukan criminal, sehingga jenazah korban sempat beberapa jam tidak ada yang jemput di IGD Graha Bunda. Akhirnya pada pukul  2.00 dini, jenazah korban dijemputnya keluarganya.

Menurut keterangan warga, diduga pelaku ini merupakan residivis narkoba dan pencurian yang baru keluar dari penjara, semenjak keluar dari penjara, pelaku masih sering meresahkan warga sekitar. Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.Hum melalui Kapolsek Nurussalam, Iptu Soegiono mengatakan, pelaku memasuki rumah milik korban pada pukul pada Kamis (30/8/2018)sekira pukul 20:30 wib, pelaku mengetahui suami korban tidak dirumah, saat itu suami korban Abdullah Ramli (30) warga Gampong Mesjid, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, sedang mengikuti tahlilan ditempat tetangga.

“Kesempatan tersebut digunakan pelaku memasuki kamar korban dan menutupi mulut korban dengan tangannya, kemudian korban menggigit tangan pelaku dan menjerit minta tolong, mendengar suara minta tolong masyarakat beramai-ramai mengejar pelaku namun pelaku berhasil kabur,” ujar Kapolsek Nurussalam.

Sugiono menambahkan, keesokan harinya pada tanggal (31/08) Abdullah suami korban mendengar informasi dari masyarakat bahwasanya pelaku bersembunyi di daerah Gampong Meunasah Keutapang Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, lalu Abdullah mengajak beberapa orang untuk mencari pelaku, kemudian pelaku berhasil ditangkap lalu dibawa ke Gampong Mesjid.

“Sesampainya pelaku didusun M7 Gampong Mesjid, masyarakat yang sedang berada dilapangan bola beramai ramai menghampiri pelaku yang mengakibatkan pelaku dihakimi oleh massa dalam jumlah besar, setelah diamuk massa pelaku sudah dalam keadaan kritis, dan akhirnya dirujuk ke Puskesmas Nurussalam, selanjutkan dirujuk ke RSU Graha Bunda dan meninggal dunia di sana,” demikian kata Kapolsek. (Fahmi).

Apa Komentar Anda?

Komentar