Relawan PMI Meninggal dalam Misi Kemanusiaan di Lombok

258
Alm. Afni Fastabiqul Strata Utama/Dok PMI

ACEHTIME.com – Seorang relawan PMI bernama Afni Fastabiqul Strata Utama (26) yang akrab dipanggil Tata, asal Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah dilaporkan meninggal dunia saat melaksanakan misi kemanusiaan di Lombok, NTB, Jumat, 24 Agustus 2017 sekitar pukul 07.30 WITA.

Tata bertugas di Lombok sejak 18 Agustus 2018 dan berabung dalam Tim WASH (Water Sanitation Hygiene) selama 1 bulan. Sehari-harinya, Tata bertugas mengantarkan air bersih dengan tanki air PMI untuk masyarakat terdampak gempa di wilayah Lombok Utara.

Koordinator Tim WASH PMI, Sukri SKM sebagaimana di-share ke sejumlah grup WhatsApp aktivis kemanusiaan melaporkan kronologis meninggalnya Tata.

Menurut Sukri, pada Jumat pagi sekitar pukul 06.15 WITA, Tata sempat dibangunkan oleh seorang rekannya sama-sama menempati camp WASH PMI di Dusun Lokorangan, Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara.

“Kami terbiasa setiap pagi saling membangunkan teman-teman untuk sarapan, bersih-bersih, dan bersiap untuk bertugas. Saat dibangunkan, Tata saat itu masih sadar, tapi ia kembali tidur. Saya pikir mungkin dia masih butuh istirahat karena toh hari masih pagi,” jelas Sukri.

Pukul 07.19 teman-temannya kembali membangunkan Tata dan saat itu mereka menyadari ternyata Tata sudah tidak ada respons bahkan sudah tidak ada denyut nadi. Tim WASH bergegas mengontak tim medis PMI di Posko PMI Rest Area Kayangan untuk meminta ambulans.

Almarhum Tata segera dirujuk ke Puskesmas Gangga, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara.

Dalam perjalanan ke puskesmas, tim medis PMI sempat melakukan pijat jantung dan pengecekan ulang respons almarhum, namun sudah tidak ada tanda kehidupan.

Setiba di puskesmas, dokter kembali melakukan pemeriksanaan, namun menyatakan almarhum sudah meninggal. Puskesmas mengeluarkan pernyataan resmi bahwa Afni Fastabiqul Strata Utama meninggal pada hari Jumat, 24 Agustus 2018 pukul 07.30 WITA.

Jenazah almarhum dibawa ke Markas PMI NTB di Mataram untuk acara pelepasan resmi dan doa bersama oleh Pengurus dan para relawan. Selanjutnya jenazah diterbangkan ke Semarang untuk dimakamkan di kota kelahirannya di Pekalongan.(redaksi)

Apa Komentar Anda?

Komentar