Dua Nelayan Idi yang Ditemukan di Perairan Thailand Kembali ke Tanah Air

223
Dua dari empat ABK KM Indah Harapan, Darkasyi dan Bailatul Akmi tiba di Bandara Kualanamu, Jumat (27/7/2018j siang dijemput oleh pejabat DKP Aceh, Panglima Laot, dan keluarga. Keduanya adalah korban selamat setelah kapal mereka tenggelam dihantam ombak dan ditemukan terapung-apung di perairan Thailand pada 16 Juli 2018.SUMBER FOTO FORKOM SAR ACEH

ACEHTIME.com – Dua dari empat nelayan asal Aceh Timur yang diselamatkan kapal Thailand setelah kapal motor mereka, KM Indah Harapan tenggelam dihantam badai beberapa hari lalu tiba di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumut, menjelang Jumat hari ini, (27/2018).

Laporan yang diterima ACEHTIME.com, kedua nelayan yang dipulangkan itu adalah Darkasyi (nakhoda) dan Bailatul Akmi. Sedangkan dua lainnya, Muhammad dan Muhammad Nasir, belum ditemukan. Keempat ABK KM Indah Harapan berbobot 6 GT itu tercatat sebagai penduduk Gampong Seuneubok Baroh, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur.

Seperti dilaporkan Sekjen Panglima Laot Aceh, Oemardi, informasi awal karamnya KM Indah Harapan asal Idi Cut diperoleh Panglima Laot Aceh dari Panglima Laot Lhok Kuala Idi Cut, Hermansyah.

Menurut Hermansyah, KM Indah Harapan karam karena cuaca buruk. Kapal berangkat dari Kuala Idi Cut pada 6 Juli 2018. Dua awaknya ditemukan terapung-apung di perairan Thailand oleh awak kapal Thailand pada 16 Juli 2018 dan diserahkan ke pihak KBRI Thailand hingga akhirnya dipulangkan ke Tanah Air. Mereka dijemput oleh Panglima Laot, pejabat DKP Aceh, dan keluarga.(redaksi)

Apa Komentar Anda?

Komentar