Antisipasi Abrasi Pantai, DKP Aceh Harus Lakukan Gerakan Tanam Bakau di Pesisir Aceh Timur

508

ACEH TIME.com | ACEH TIMUR- Kondisi lingkungan dan ekosistem di sepanjang pantai Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur terihat sangat mengkhawatirkan yang diakibatkan oleh abrasi pantai yang terjadi semakin meluas di daerah itu.

Pantauan Aceh Time, Minggu (24/6/2018) di sepanjang garis pantai Kecamatan Nurussalam, mulai dari Desa Matang Neuheun hingga ke Desa Baroh Bugeng, lebih kurang 7 KM, abrasi pantai terjadi semakin parah, bahkan sejumlah pematang tambak warga di daerah itu sudah terletak persis di bibir pantai.

“Semakin hari abrasi terus bertambah parah, seperti di daerah kita di tepi pantai Desa Teupin Pukat, Abrasi pantai selain mengikis jalan dan lokasi sumur minyak peninggalan PT. Asamera, abrasi pantai juga telah mengikis lahan tambak warga daearah itu,” kata Baharuddin (54) Kepala Desa Teupin Pukat Kepada Aceh Time.

Baharuddin berharap kepada Pemerintah Aceh, khusunya kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh untuk dapat mengucurkan progam penanaman bakau di sepanjang pantai Kecamatan Nurussalam, sehingga dapat mencegah abrasi yang semakin meluas.

“Harapan kita, jika DKP Aceh tidak mempunyai anggaran untuk membangun tembok pemecah ombak, setidaknya DKP Aceh dapat melakukan antisipasi dengan mengucurkan program penanaman bakau di sepanjang garis pantai kawasan ini. Sehingga areal tambak warga dapat terselamat dari abrasi pantai yang terus meluas,” harap Baharuddin.

Hal senada juga di katakan oleh Panglima Laot Idi, Razali M. Ali, kepada Aceh Time, menurut pantauan pihaknya kesejumlah pesisir Aceh Timur,  kondisi abrasi pantai yang terjadi di beberapa wilayah pantai Aceh Timur, perlu mendapat penanganan segera oleh Pemerintah Aceh.

“Bahkan akibat abrasi pantai sejumlah areal  tambak warga di daerah ini juga  telah menjadi laut. Selain itu saat ini terlihat kondisi abrasi telah menyisakan akar-akar pohon yang terlihat menjadi semak di pinggir pantai,” demikian kata Razali.

Kata Razali, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Timur,  telah mengunjungi beberapa lokasi abrasi di daerah itu. “Saya bersama Kepala DKP Aceh Timur telah melihat langsung kondisi abrasi yang terjadi di daerah itu,” demikian kata Razali. (Yas)

Apa Komentar Anda?

Komentar