Alumni SMA Muhammadiyah Santuni Puluhan Anak Yatim pada Acara Buka Puasa Bersama

738
Ketua Alumni SMA Muhammadiyah Banda Aceh Lintas Generasi, Nasir Nurdin didampingi sejumlah unsur pengurus menyerahkan santunan yatim secara simbolis kepada perwakilan puluhan anak penerima santunan pada acara buka puasa bersama di Warung Dek Gam 2, Jalan TP Nyak Makam, Banda Aceh, Kamis (31/5/2018).FOTO ACEHTIME.COM

ACEHTIME.com | Banda Aceh – Alumni SMA Muhammadiyah Banda Aceh Lintas Generasi melaksanakan agenda rutin tahunan yaitu kegiatan sosial santunan anak yatim dirangkai dengan buka puasa bersama. Kegiatan tahun ini dipusatkan di Warung Dek Gam 2, Jalan TP Nyak Makam, Banda Aceh, Kamis (31/5/2018).

Informasi yang diterima ACEHTIME.com dari Sekretaris Alumni SMA Muhammadiyah Banda Aceh Lintas Generasi, Syahril Ahmad menyebutkan, acara buka puasa bersama tahun ini diikuti hampir 100 orang perwakilan alumni dari berbagai angkatan.

Kegiatan ini, kata Syahril bukan saja untuk silaturahmi internal tetapi juga bagian dari interaksi alumni dengan masyarakat, dalam hal ini anak yatim sebagai salah satu bentuk tanggungjawab sosial. “Tahun ini ada 34 anak yatim yang bisa kita santuni dengan uang tunai dan paket makanan. Sumber pembiayaan untuk santunan dan buka puasa bersama seluruhnya dari alumni,” kata Syahril.

Tahun lalu, kegiatan santunan yatim dan buka puasa bersama dilakukan dengan sistem outdoor di rumah salah seorang alumni di Gampong Lamjabat, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh. “Tahun lalu kita masak sendiri kebutuhan kenduri dan selanjutnya disantap bersama-sama dengan anak yatim,” kata Syahril yang bekerja sebagai karyawan RRI.

Organisasi Alumni SMA Muhammadiyah Lintas Generasi terbentuk melalui satu pertemuan perwakilan leting di Pulau Kapuk, Lhoknga, Aceh Besar, Minggu 18 Desember 2016. Dalam perjalanannya sejak dua tahun terakhir, organisasi yang diketuai Nasir Nurdin ini telah melakukan berbagai kegiatan, termasuk menyusun AD/ART, penetapan logo dan atribut organisasi, menggalang dana sosial untuk membantu para alumni yang kemalangan atau musibah lainnya, arisan anggota, penggalangan dana kemanusiaan untuk korban bencana, dan kemitraan dengan pemerintah daerah termasuk dengan Pemko Banda Aceh dalam kegiatan sosialisasi wisata halal.

“Kami juga membuka sejumlah akun media sosial sebagai jembatan komunikasi dan berbagi informasi menyangkut organisasi dengan anggota yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia bahkan di luar negeri,” tandas Syahril Ahmad.(rilis)

 

Apa Komentar Anda?

Komentar