SIM C Ditemukan pada Kerangka Korban Tsunami, Ini Identitasnya

5144
Kerangka korban tsunami yang digali di kuburan massal Suleue, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Sabtu (3/3/2018) dan identitas berupa SIM C yang masih malekat pada salah satu kerangka. Foto Ist

ACEHTIME.com | Aceh Besar – Satu dari puluhan kerangka korban tsunami yang digali dari kuburan massal di Gampong Sulueu, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Sabtu (3/3/2018) masih melekat identitas berupa SIM C dan KTP Merah Putih.

Berdasarkan identitas SIM C yang ditemukan itu tercatat atas nama Anwar A Rahman, alamat Dusun Barat, Lorong Musalla No. 5, Kopelma Darussalam. Tempat/tanggal lahir: Aceh Utara, 06-09-1975. Pekerjaan guru.

“Ada juga KTP Merah Putih tapi sudah hancur nggak terbaca lagi,” kata seorang warga Miruek Taman yang melakukan penggalian.

Kuburan massal korban tsunami di Gampong Suleue tersebut digali untuk dipindahkan ke perkuburan umum Miruek Taman, masih di wilayah Kecamatan Darussalam.

“Tanah yang digunakan untuk kuburan massal itu milik warga Miruek Taman. Mungkin akan digunakan untuk suatu keperluan makanya kuburan massal digali dan dipindahkan,” kata Sekdes Suleue, Samsuar kepada wartawan di lokasi penggalian.

Menurut Samsuar, di Gampong Suleue ada 23 titik kuburan massal korban tsunami. Korban tsunami yang terhempas ke Gampong Sulueu antara lain dari Kajhu, Perumahan Pola Yasa Cot Paya, dan beberapa wilayah lain di sekitarnya.

“Kami mulai bekerja menguburkan korban tsunami sejak hari Rabu atau tiga hari pascabencana dahsyat 13 tahun lalu,” kata Samsuar mengenang.(ril)

Apa Komentar Anda?

Komentar