Bupati Mawardi Ali: Pembangunan Daerah Pesisir dan Terisolir Jadi Prioritas Aceh Besar

433
Suasana Musrenbang Penyusunan RKPD Tahun 2019 Kecamatan Kota Jantho di Gedung PKK Kota Jantho, Senin (26/2/2018). FOTO ACEHTIME.com/Syahril Ahmad

ACEHTIME.com | Kota Jantho – Bupati Aceh Besar, Ir. Mawardi Ali mengatakan, percepatan pembangunan daerah pesisir dan terisolir menjadi salah satu prioritas Pemkab Aceh Besar pada tahun 2019.

Menurut Mawardi, penetapan sejumlah prioritas pembangunan pada 2019 sejalan dengan visi “Terwujudnya Aceh Besar yang maju, sejahtera, dan bermartabat dalam syariat Islam.”

“Proritas pembangunan tersebut di antaranya pelaksanaan syariat Islam, pendidikan dan sumber daya manusia, kesehatan, tata kelola pemerintahan, sosial dan budaya, pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis mukim dan gampong, percepatan pembangunan daerah pesisir dan terisolir, pembangunan infrastruktur, pengelolaan lingkungan hidup, dan pengembangan kawasan,” kata Mawardi ketika membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan  RKPD Tahun 2019 Kecamatan Kota Jantho di Gedung PKK Kota Jantho, Senin (26/2/2018).

Mawardi mengingatkan, program pembangunan prioritas tersebut harus mendapat perhatian semua pihak, baik SKPD maupun pihak swasta dan masyarakat.

“Hal ini harus menjadi perhatian semua kalangan, mulai dari lingkungan keluarga sampai pemerintah. Ini penting agar kita tidak salah menyikapi perkembangan global dan anak-anak kita tidak menjadi korban yang disebabkan faktor lingkungan,” kata Bupati Aceh Besar.

Bupati Aceh Besar menjelaskan, Musrenbang tahun ini selain dilaksanakan secara konvensional juga berbasis elektronik melalui penggunaan Sistem Aplikasi e-Musrenbang yang telah disediakan oleh Pemkab Aceh Besar.

Dengan sistem ini memungkinkan seluruh  usulan yang disampaikan sesuai dengan prioritas pembangunan dan ketersediaan anggaran sehingga perencanaan dan penganggarannya lebih sinergis, efektif, dan tepat sasaran. “Kepada kepala SKPD yang hadir dalam forum Musrenbang ini saya harapkan dapat memberikan masukan dan melakukan verifikasi terhadap usulan-usulan masyarakat yang disesuaikan dengan Renja SKPD 2019,” harapnya.

Wakil Ketua DPRK Aceh Besar, Ansari Muhammad SPt MSi mengharapkan melalui Musrenbang Penyusunan RKPD tersebut akan menghasilkan program-program pembangunan yang akan terus meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Aceh Besar di 604 gampong dalam 23 kecamatan.

Plt Kepala Bappeda Aceh Besar, Ir Zakaria MT menjelaskan, Musrenbang Penyusunan RKPD Tahun 2019 mengusung tema “Pembangunan yang Berkualitas dan Berkelanjutan Didukung oleh Sistem Perencanaan yang Berbasis Elektronik”.

Musrenbang Kecamatan tersebut secara maraton akan berlangsung di 23 kecamatan di Aceh Besar sejak 26 Februari hingga 12 Maret 2018. Pesertanya selain dari SKPD  juga DPRK, para keuchik, dan tokoh-tokoh masyarakat.(ril)

Apa Komentar Anda?

Komentar