Ini Penjelasan Gubernur Irwandi Yusuf Terkait Pendaratan Darurat Pesawat yang Dipilotinya

3701

ACEHTIME.com – Beberapa saat setelah pesawat pribadi Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf mendarat darurat di Pantai Lam Awe, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, langsung beredar penjelasan tertulis yang diposting ke berbagai media untuk meluruskan berbagai kesimpangsiuran terkait musibah tersebut.

Baca: Pesawat Irwandi Mendarat Darurat di Lam Awe, Aceh Besar

Tim ACEHTIME.com mengutip secara utuh penjelasan tersebut.

Assalamualaikum.
Terkait Pendaratan Darurat Pesawat Aero Shark yang di piloti oleh Gub Aceh. Drh Irwandi Yusuf. ( 17. Feb 2018 )

Begini informasi realnya, dari konfirmasi dengan Pak Gub Lansung Via Telfon ( Whatapps 7 Menit 11 Detik ).

Alhamdulillah dengan doa rakyat Aceh beliau dalam keadaan selamat dan sehat wal afiat.

Kronologis yaitu, ketika Pak Gub kembali dari Calang meninjau Proyek Jembatan Nasional Krueng Teunom.

Setiba di kawasan Leupung. Pesawat mengalami Turn Off Machine ( Mati Mesin ) kemudian Pak Gub dengan menumpangi Asisten II dr. Taqwallah berencana melakukan Emergency Landing ( Mendarat darurat ) tapi sesaat kemudian Mesin Pesawat kembali On. Dan Pak Gub melanjutkan penerbangan dengan rencana mendarat di Lanud Blang Bintang.

Baca: Pesawat Irwandi Dievakuasi dari Titik Pendaratan Darurat di Lam Awe

Setiba di kawasan Ujong Pancu kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Mesin kembali mengalami gangguan. Dan Pak Gub lansung membuat keputusan dengan melakukan pendaratan di Pesisir Laut Ujung Pancu, karena tekanan pesawat mendarat di dalam pasir, ban pesawat tenggelam dalam pasir.

Sehingga badan pesawat miring ke kanan, dan mengalami patah sayap sebelah kanan akibat terkena benturan dengan pasir pantai. Dan Pak Gub aceh sekarang berada di Kediaman Gub Aceh di Pendopo dalam giat istirahat usai lelah dalam kunjungan kerja.

Sehubungan dengan informasi bahwa pesawat jatuh itu sama sekali tidak benar. Dan demikian juga informasi sayap pesawat patah di udara juga keliru.

Demikian informasi.

Micheal Cohort.

Apa Komentar Anda?

Komentar