Tari ‘Tarek Pukat’ IKWI Aceh Hentak Bumi Minang

831
Tarian ‘Tarek Pukat’ IKWI Aceh mentas di Kryad Hotel, Padang, Rabu (7/2/18)

ACEHTIME.com – Tari ‘Tarek Pukat’ yang menggambarkan salah satu sisi kehidupan masyarakat Aceh yang ditampilkan ibu-ibu Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) PWI Aceh di Hotel Kryad, Padang, Rabu (7/2/18) mampu menghipnotis bahkan terasa menghentak Bumi Minang.

Tarian etnik yang melibatkan 10 penari itu tampil pada sesi pembuka seminar bertema ‘Optimalisasi Peran IKWI dalam Tantangan Global’ yang merupakan salah satu rangkaian acara peringatan Hari Pers Nasional (HPN) VIII di Padang, Sumbar, 6-10 Februari 2018.

Ketua IKWI Aceh, Dr Harbiyah Gani, M.Pd melaporkan, tari ‘Tarek Pukat’ dipentaskan di hadapan pengurus IKWI dan PWI seluruh Indonesia, termasuk istri Gubernur Sumbar beserta pejabat utama provinsi tersebut.

Harbiyah menyebutkan, tari ‘Tarek Pukat’ tampil atraktif yang menggambarkan solidnya kerja sama antara penari.

Tarek pukat merupakan salah satu aktivitas masyarakat Aceh pesisir yaitu melabuh jaring kemudian dihela bersama-sama ke darat untuk kemudian hasil tangkapan dibagi rata sebagai sumber ekonomi masyarakat nelayan yang hidup dalam semangat persaudaraan.

Tarian ‘Tarek Pukat’ disimbolkan dengan kesamaan gerak seluruh anggota tubuh sambil merajut untaian tali (jaring pukat) dalam ritme yang sangat padu.

Puncak tarian ‘Tarek Pukat’ adalah ketika penari berhasil menyatukan tali hingga membentuk jaring yang sangat terstruktur sambil dibentangkan ke atas bersamaan dengan berakhirnya hentakan musik pengiring yang dominan tabuhan genderang dan tiupan seurunee (suling).

“Tepuk tangan hadirin bergemuruh diselingi teriakan Aceh the best saat jaring pukat terajut indah sambil diangkat serentak oleh penari. Itulah puncak tarian etnik ‘Tarek Pukat’ berdurasi sekitar tujuh menit persembahan IKWI Aceh di arena peringatan HPN VIII di Padang,” kata Harbiyah.(*)

Apa Komentar Anda?

Komentar