Rusia Mau Ajak Turis ‘Jalan-jalan’ di Luar Angkasa Tahun Depan

333

ACEHTIME.com – Rusia punya rencana ambisius pada 2019. Negara pimpinan Vladimir Putin itu berencana membuka perjalanan komersil bagi turis yang tertarik spacewalkalias jalan di luar angkasa.

Bagi para turis yang berminat, Rusia mengaku siap mengantar awak manusia ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS). Hal gilanya adalah turis tak hanya tur di dalam ISS, namun juga jalan keluar ISS.

Seperti yang kita tahu, spacewalk adalah kegiatan yang biasa dilakukan oleh para astronaut di luar ISS. Biasanya spacewalk dilakukan jika ada instrumen di luar ISS mengalami kerusakan, maka astronaut yang bertugas memperbaikinya. Jadi, spacewalk tidak bisa dilakukan secara sembarang.

Perusahaan pemanufaktur wahana antariksa Energia mengumumkan, rencana ambisius ini akan menggunakan modul baru yang dapat mengangkut empat sampai enam awak turis ke orbit ISS. Liburan itu kabarnya akan berdurasi 10 hari.

Modul yang tengah dibangun itu dinamakan NEM-2, namun kabarnya masih bisa diganti karena belum diresmikan. NEM-2 diharapkan dapat mencakup kabin untuk menyimpan barang bawaan, dua toilet, dan tak lupa akses internet. Pihak Energia meyakinkan bahwa pesawat antariksa ini “akan sangat nyaman” bagi para turis.

Lantas bagaimana dengan biayanya? Tentu saja tidak akan murah.

Energia mengatakan, perkiraan biaya yang harus dibayar tiap orang sekitar US$100 juta atau setara Rp1,3 triliun.

“Kami sedang mendiskusikan rencana memboyong turis untuk spacewalk. Analis pasar telah mengkonfirmasi bahwa orang-orang kaya siap untuk mengeluarkan uang untuk perjalanan ini,” ucap kepala Energia, Vladimir Solntsev.

Ia menambahkan, kemungkinan biaya US$100 juta itu bisa lebih murah untuk turis pertama yang mendaftarkan diri. Dari penjelasannya lebih lanjut, nanti para turis dapat membuat klip video bahkan film saat sedang spacewalk.

Dari pengakuan Solntsev, pemanufaktur asal Amerika Serikat yakni Boeing tertarik untuk menjadi mitra dalam proyek ini.

“Proyek ini harus diluncurkan pada 2019,” tutup Solntsev.

Wisata antariksa memang menjadi sektor yang sedang berkembang dan didominasi oleh pemain dari negara barat, seperti Virgin Galactic yang didirikan oleh miliuner Richard Branson dan Blue Origin milik Jeff Bezos.(uzone.id)

Apa Komentar Anda?

Komentar