Calon Kadis Sosial dan Kalak BPBA di Mata Aktivis Kebencanaan

2716

ACEHTIME.com – Berbagai tanggapan dan penilaian mengemuka di ranah publik menyusul dipublisnya pengumuman Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Aceh tentang nama-nama pejabat eselon II yang lulus seleski fit and proper test.

Ketua RAPI Aceh, Nasir Nurdin/JZ01BNN yang juga Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Aceh yang dimintai tanggapannya oleh ACEHTIME.com berharap siapa pun nantinya yang ditetapkan sebagai Kepala SKPA dan pejabat eselon II lainnya di jajaran Pemerintah Aceh bisa bekerja secara profesional untuk mewujudkan cita-cita Aceh sejalan dengan visi dan misi pemerintahan di bawah kepemimpinan Irwandi-Nova.

Ditanya tentang sosok-sosok calon Kadis Sosial dan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) sebagai lembaga yang memiliki keterkaitan dengan organisasi sosial dan aktivis kebencanaan, menurut Nasir keenam sosok tersebut dinilai cukup dikenal oleh aktivis organisasi relawan sosial dan kebencanaan karena kiprah dan kepemimpinan mereka selama ini.

Seperti diumumkan, untuk calon Kadis Sosial Aceh yang dinyatakan lulus seleksi masing-masing Drs Alhudri MM, Drs Burhanuddin MM, dan Reza Ferdian S.STP M.Si.
“Alhudri adalah Kadis Sosial yang sedang menjabat sedangkan Burhanuddin dan Reza Ferdian juga pernah sebagai Kabid Banjamsos Dinsos Aceh. Ketiganya memiliki kemampuan koordinasi yang cukup baik dengan organisasi relawan termasuk dengan RAPI. Bahkan, Reza Ferdian adalah mantan Ketua RAPI Kota Sabang,” kata Nasir.

Sedangkan untuk calon Kalak BPBA, yaitu Cut Syazalisma S.STP, Drs Said Rasul, dan Teuku Ahmad Dadek SH menurut Nasir juga memiliki kemampuan yang sudah teruji dalam koordinasi pekerjaan pada masa pra, saat, dan pascabencana.

“Said Rasul adalah mantan Kalak BPBA yang sukses mengkoordinasikan dan menangani sejumlah bencana besar di Aceh termasuk gempa Pijay. Sedangkan Cut Syazalisma juga pernah mengomandoi BPBD Aceh Selatan yang merupakan salah satu wilayah langganan bencana dan saat ini kembali ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) Kalak BPBD setempat. Begitu juga Teuku Ahmad Dadek sudah malang melintang sebagai Kalak BPBD Aceh Barat dan pernah membawa BPBD Aceh Barat sebagai BPBD terbaik nasional pada 2012. Kini Dadek yang pernah menjadi salah seorang editor di Serambi Indonesia duduk sebagai Kepala Bappeda Aceh Barat,” ujar Nasir.

Dalam kapasitasnya selaku Ketua RAPI Aceh dan Ketua Forum PRB Aceh, Nasir berharap koordinasi dan sinergitas dengan Dinsos maupun BPBA ke depan akan lebih baik lagi, siapa pun di antara keenam sosok itu yang akan ditetapkan sebagai leader-nya.

“Itu penilaian saya secara pribadi, dan saya yakin kawan-kawan saya sesama relawan, pekerja sosial, dan aktivis kebencanaan dari berbagai lembaga dan organisasi lain juga memiliki pandangan masing-masing,” demikian Nasir Nurdin.(*)

Apa Komentar Anda?

Komentar