Menghina Institusi Polri di Medsos, Perangkat Desa di Aceh Timur Diamankan, Kemudian Minta Maaf

318
Seorang perangkat Desa Peutow, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, bernama Muhamad Amin (39), harus berurusan dengan pihak Kepolisian karena komentarnya di medsos facebook menghujat institusi pihak Kepolisian

ACEHTIME.com – Seorang perangkat Desa Peutow, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, bernama Muhamad Amin (39), harus berurusan dengan pihak Kepolisian karena komentarnya di medsos facebook menghujat institusi pihak Kepolisian.

Muhammad Amin ditangkap aparat Sat Reskrim Polres Langsa, pada Jumat (20/1/2018) di rumahnya Desa Peutow.

Namun MA akhirnya dilepaskan kembali, karena aparat hukum memaafkan yang bersangkutan.

Kapolres Langsa, AKBP Satya Yudha Prakasa SIK, kepada Serambinews.com, Sabtu (20/1/2018) mengatakan, Muhammad Amin diamankan petugas kemarin malam, akibat memberikan komentar di facebook yang menghujat institusi pihak Kepolisian.

Penangkapan tersebut didasarkan atas tulisan (tanggapan-red) di status medsos facebooknya, yang intinya dia menuliskan ujaran kebencian dan penghinaan, perkataan kasar terhadap institusi Polri.

“Melalui akun facebooknya, Muhammad Amin SHi, membalas komentar yang menghujat institusi pihak Kepolisian di laman facebook temannya,” ujar Kapolres.

Saat diintograsi petugas, tambah Kapolres, pelaku Muhammad Amin, mengakui perbuatan penghinaan itu, dan mengaku khilaf serta menyesali perbuatannya tersebut.

Muhamad Amin meminta maaf sebesar-besarnya kepada intitusi Polri, dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya itu lagi.

Atas dasar pertimbangan dan permintaan maafnya itu, Kapolres Langsa tidak melanjutkan kasus ujaran kebencian dilakukan Muhammad Amin.

Namun ke depan apabila dia melakukannya lagi akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.(Serambi)

Apa Komentar Anda?

Komentar